Tampilkan postingan dengan label IHSG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IHSG. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Oktober 2013

176 Saham Menguat, Ini 10 Saham Pendongkrak IHSG

JAKARTA— Indeks harga saham gabungan (IHSG) terus menguat 1,03% ke level 4.559,04 pada akhir sesi I siang ini, Rabu (23/10/2013).

Dari 480 saham yang diperdagangkan, sebanyak 176 saham bergerak positif. Siapa saja 10 emiten pendorong utama IHSG siang ini? Berikut rinciannnya.

Berdasarkan kapitalisasi pasar saham terbesar: Sumber *




Senin, 30 September 2013

Sentimen Regional Asia Bakal Dorong Kenaikan IHSG

JAKARTA - Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities memerkirakan, pada perdagangan Senin (30/9/2013) hari ini, pergerakan Indeks Harga Saham Gabung (IHSG) akan berada pada kisaran level support 4.400-4.416 dan resistance 4.438-4.460.

Ia menilai, sentimen positif akan datang dengan rilis penurunan initial jobless claims Amerika Serikat (AS), yang memberikan imbas cukup positif pada laju bursa saham Asia, di penutupan pekan kemarin.

Selain itu, indeks akan ditopang rilis kenaikan inflation rate dan CPI Jepang, yang akan memberikan imbas positif pada bursa saham Asia, dengan penilaian percepatan inflasi yang menandakan peningkatan ekonomi. Selanjutnya *

Senin, 02 September 2013

September: Siapkan Ember Tampung Saham Murah

Jakarta – Penguatan IHSG belakangan ini dinilai bukan pembalikan arah melainkan hanya tipuan lompatan “kucing mati”. Untuk September, siapkan ember untuk tampung saham murah.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir mengalami kenaikan 25,26 poin (0,61%) atau lebih tinggi dari pekan sebelumnya yang anjlok 398,83 poin (8,73%). Kenaikan ini juga terasa bagi indeks utama lainnya seperti JII yang memimpin kenaikan 3,39% diikuti indeks ISSI dan LQ45 yang masing-masing naik 1,81% dan 1,71%. Selanjutnya *

Kamis, 18 April 2013

IHSG Raih Rekor Tertinggi Baru 5.012

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan hari ini, Kamis 18 April 2013, kembali mencatatkan rekor tertinggi baru. IHSG mampu bertengger di atas level 5.000, setelah menguat 13,98 poin (0,28 persen) ke posisi 5.012,63.

Selama transaksi, sebanyak 121 saham menguat, 123 melemah, 114 saham stagnan, dan 225 saham tidak terjadi transaksi. Volume saham berpindah tangan tercatat 12,22 juta lot senilai Rp6,7 triliun dengan frekuensi 140.086 kali.

Seluruh indeks saham sektoral menguat, kecuali infrastruktur. Indeks saham sektor aneka industri mengontribusi kenaikan terbesar bagi IHSG, setelah menguat 1,33 persen. Disusul sektor properti dengan kenaikan 0,86 persen, keuangan (0,46 persen), dan agrobisnis (0,43 persen).

Analis PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, mengatakan, aksi pembelian selektif oleh investor mampu mendorong IHSG menembus level 5.000, sekaligus menciptakan rekor tertinggi baru dalam sejarah perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia.

"Kenaikan IHSG terjadi di tengah melemahnya sebagian bursa regional, menyusul sentimen negatif dari bursa Wall Street," kata Purwoko.

Sentimen negatif eksternal terkait proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) terhadap industri barang tambang yang akan melemah, tidak menyurutkan minal beli pemodal.

"Dari dalam negeri, selective buying yang dilakukan investor terkait dengan antisipasi keluarnya laporan keuangan emiten kuartal I-2013," tuturnya.

Setelah berhasil menembus rekor tertinggi baru itu, Purwoko memperkirakan ruang kenaikan IHSG cenderung terbatas. Investor pun berpotensi untuk merealisasikan keuntungan yang sudah diperoleh (profit taking).

"Kisaran support dan resistance IHSG untuk besok diperkirakan di level 4.093 dan 5.024," ujarnya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
//** Like Button FB **//
//** Like Button FB **//