Tampilkan postingan dengan label Karena. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karena. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Oktober 2013

Dinasti Atut Berkuasa Karena Punya Akar Rumput

Jakarta - Juru bicara Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Fitron Nur Ikhsan, mengatakan duduknya keluarga besar Ratu Atut di eksekutif dan legislatif Banten karena keluarga punya sejarah panjang. Kekuasaan ini diperoleh karena peran ayah yang membina jawara Banten sehingga menjadi akar rumput penting dalam pemilihan secara langsung seperti sekarang.

"Ayah Ratu Atut, melestarikan seni budaya, pencak silat, debus dan jawara ini," kata Fitro dalam diskusi di Polemik Sindo Radio, Cikini, Jakarta, Sabtu, 12 Agustus 2013.

Fitron mengatakan, ayah Ratu Atut, Haji Chasan Sochib, memiliki perusahaan besar, CV Ciomas yang berdiri sejak 1960-an. Menurut dia, sejak awal perusahaan ini sudah mendapatkan proyek di Banten dengan nilai ratusan juta. Karena itu tak heran perusahaan ini menjadi besar sejak lama. Selanjutnya *

Senin, 26 Agustus 2013

Nilai Rupiah Terpuruk Karena Terlalu Banyak Impor

JAKARTA - Direktur Indonesia for Global Justice (IGJ), Salamuddin Daeng menyebut terus merosotnya nilai tukar rupiah belakangan ini disebabkan tingginya jumlah impor. Hal itu mempengaruhi produksi domestik yang memicu merosotnya nilai rupiah.

"Pemicunya ini adalah gecarnya impor yang dilakukan, sehingga produksi dalam negeri merosot," ujar Salamuddin dalam diskusi bertajuk "Tata Kelola Yang Adil Bagi Rakyat" di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (23/8/2013).

Ia juga menilai pernyataan yang menyebut nilai dolar Amerika yang menguat merupakan penyebab nilai tukar rupiah terus melemah adalah pernyataan yang salah. ia menilai, pernyataan itu menutup mata akan penyebab sebenarnya dari merosotnya nilai rupiah. Selanjutnya *

Senin, 05 Agustus 2013

Tanah Abang Semrawut Karena Ulah Preman

JAKARTA - Calon Anggota DPD Dapil DKI Jakarta, Rommy mengatakan kesemrawutan di Tanah Abang bukan hanya karena adanya pedagang kaki lima yang berjualan di bahu jalan, melainkan adanya parkir liar yang dibekingi preman.

"Setiap blok bisa 4 sampai 5 penjaga parkir. Nah,ini lah yang menjadi kerjaan yang agak repot untuk pak Jokowi-Ahok. Asal ditindak tegas dan berkelanjutan tata kelola relokasi,saya yakin kebijakan ini akan berbuah manis untuk semua pihak," kata Rommy dalam pernyataannya kepada Tribunnews, Kamis(26/7/2013) malam.

Selain itu, kata Rommy yang membuat macet dan semrawut juga adalah jalur menuju Tanah Abang dan juga pintu masuk keluar parkir yang terbatas, sehingga arus masuk keluar banyak kendaraan membuat kemacetan. Jika rute lalu lintas yang telah digagas pak Jokowi serta pintu masuk keluar yang tidak hanya terpusat pada satu titik, Rommy asumsikan kemacetan bisa teratasi. Selanjutnya *

Minggu, 21 Juli 2013

Anak Bakar Rumah Orangtua Karena Tak Diberi Uang Untuk Beli Narkoba

Gara gara tak diberi uang untuk membeli narkoba, seorang pria di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), mengamuk pada Minggu (21/7/2013) sore. Dia menghunus golok untuk menakut-nakuti warga dan membakar rumah orangtua-nya.

Eka Surya (28) mengacung-acungkan golok itu dari lantai dua rumah orang tuanya di Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang. Dia mengancam semua orang termasuk kakak kandungnya sendiri, Lina.

Permintaan keluarga dan warga agar dia turun dan menyerahkan diri, dibalas dengan lemparan kayu dan batu. Bahkan kehadiran polisi dari Polsek Percut Sei Tuan tidak dihiraukan. Selanjutnya *

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
//** Like Button FB **//
//** Like Button FB **//