BRISBANE -- Seorang perawat pria dituduh memperkosa pasien di rumah sakit umum di sebelah selatan Brisbane. Pria 40 tahun itu didakwa dengan dua tuduhan perkosaan dan tiga tuduhan penyerangan seksual
Dia diduga memperkosa seorang pasien perempuan kemarin pagi. Terdakwa muncul di pengadilan rendah Brisbane sebelumnya hari ini dan dibebaskan dengan jaminan. Pria itu bekerja sebagai perawat rumah sakit di sebelah selatan Brisbane yang tidak dapat diidentifikasi identitasnya karena alasan hukum.
Dalam sebuat pernyataan, kantor pelayanan kesehatan Metro South Health Service menyampaikan pria itu telah ditangguhkan dari perkerjaannya menyusul penyelidikan.
Juru bicara kantor pelayanan kesehatan publik juga menyebut soal kerja sama dengan kepolisian menyikapi kasus ini. Sumber *
Selasa, 06 Agustus 2013
Miliki IQ 200, BJ Habibie Jadi Muslim Tercerdas di Dunia
JAKARTA — Presiden Republik Indonesia ketiga, BJ Habibie disebut sebagai salah seorang Muslim tercerdas di dunia. Akun Twitter, @TwitFaktaIslam menyebut, Habibie masuk ke dalam 10 besar tokoh dunia dengan intelligence quotient (IQ) 200.
Sebagai perbandingan, penemu teori relativitas gravitasi Albert Einstein, yang disebut sebagai ilmuan terhebat sepanjang masa ;hanya’ mempunyai IQ 160. Skor IQ Habibie juga masih lebih tinggi daripada sir Isaac Newton (190) dan Galileo Galilei (165).
IQ adalah ukuran kemampuan intelektual, analisis, logika, dan rasio seseorang. IQ dijadikan patokan kecerdasan otak untuk menerima, menyimpan, dan mengolah informasi menjadi fakta.
Mantan menteri riset dan teknologi (menristek) ini menjadi satu-satunya orang yang masih hidup hingga kini. Pasalnya, sembilan orang lainnya yang memiliki kecedasan intelektual paling tinggi sudah wafat. “Mantan Presiden RI, BJ Habibie masuk 10 Besar tokoh dunia yg IQ nya mencapai 200, 9 Tokoh lainnya tlh wafat,” demikian kicauan itu. Sumber *
Sebagai perbandingan, penemu teori relativitas gravitasi Albert Einstein, yang disebut sebagai ilmuan terhebat sepanjang masa ;hanya’ mempunyai IQ 160. Skor IQ Habibie juga masih lebih tinggi daripada sir Isaac Newton (190) dan Galileo Galilei (165).
IQ adalah ukuran kemampuan intelektual, analisis, logika, dan rasio seseorang. IQ dijadikan patokan kecerdasan otak untuk menerima, menyimpan, dan mengolah informasi menjadi fakta.
Mantan menteri riset dan teknologi (menristek) ini menjadi satu-satunya orang yang masih hidup hingga kini. Pasalnya, sembilan orang lainnya yang memiliki kecedasan intelektual paling tinggi sudah wafat. “Mantan Presiden RI, BJ Habibie masuk 10 Besar tokoh dunia yg IQ nya mencapai 200, 9 Tokoh lainnya tlh wafat,” demikian kicauan itu. Sumber *
Label:
Albert Einstein,
analisis,
BJ Habibie,
dunia,
Galileo Galilei,
intelektual,
IQ 200,
Isaac Newton,
Jadi Muslim,
logika,
Mantan Presiden RI,
Miliki,
rasio,
Tercerdas,
Twitter
Bom vihara bertuliskan 'Kami Balaskan Jeritan Rohingnya Arakan'
Bom yang meledak di Vihara Ekayana diduga berkaitan dengan muslim Rohingnya. Dugaan itu muncul setelah ditemukan sebuah tulisan yang terdapat di lempengan sisa pecahan bom.
"Lempengan bom tertulis 'Kami Balaskan Jeritan Rohingnya Arakan'," ujar sumber merdeka.com di kepolisian saat ditemui di lokasi, Senin (5/8).
Sebelumnya, tiga orang luka akibat ledakan bom di Vihara Ekayana Jalan Mangga II/8 Rt. 08/08 Kelurahan Duri Kepa, Tanjung Duren Barat, Jakarta Barat. Korban luka tersebut merupakan jemaat vihara tersebut.
Tiga orang yang menjadi korban adalah:
1. Elisa luka pada telinga.
2. Rice luka ringan pada tangan dan
3. Ling Ling luka pada Telinga.
Kabareskrim Mabes Polri Komjen Sutarman menduga pelaku pengeboman adalah teroris. "Kalau orang yang membuat resah pastinya teroris," katanya. Sumber *
"Lempengan bom tertulis 'Kami Balaskan Jeritan Rohingnya Arakan'," ujar sumber merdeka.com di kepolisian saat ditemui di lokasi, Senin (5/8).
Sebelumnya, tiga orang luka akibat ledakan bom di Vihara Ekayana Jalan Mangga II/8 Rt. 08/08 Kelurahan Duri Kepa, Tanjung Duren Barat, Jakarta Barat. Korban luka tersebut merupakan jemaat vihara tersebut.
Tiga orang yang menjadi korban adalah:
1. Elisa luka pada telinga.
2. Rice luka ringan pada tangan dan
3. Ling Ling luka pada Telinga.
Kabareskrim Mabes Polri Komjen Sutarman menduga pelaku pengeboman adalah teroris. "Kalau orang yang membuat resah pastinya teroris," katanya. Sumber *
Presiden Iran Dilantik, Israel Ketakutan
Teheran - Presiden Iran terpilih, Hassan Rouhani diambil sumpahnya di Teheran pada Ahad, 4 Agustus 2013, di tengah ketakutan Israel atas program nuklir Negeri Mullah. Perdana Menteri Israel memperingatkan bahwa Republik Islam tetap melanjutkan ancamannya terhadap keamanan regional (Timur Tengah).
Rouhani, seorang ulama moderat, dalam pidato pelantikannya di televisi pemerintah mengatakan, dia berjanji menegakkan konstitusi dan melindungi segenap pejabat agama Republik Islam Iran.
Sebelumnya, pada Ahad, 4 Agustus 2013, Perdana Menteri Israel, Benyamin Nentanyahu, mengecam presiden baru Iran. Netanyahu mengatakan bahwa Rouhani memiliki tujuan menghancurkan Negeri Yahudi.
"Presiden Iran mungkin mengubahnya tetapi rezim di sana sama sekali tidak," ucap Netanyahu. Dia menambahkan, "Niat Iran adalah mengambangkan kapasitas nuklir dan senjata nuklir, dengan tujuan menghancurkan negara Israel." Selanjutnya *
Rouhani, seorang ulama moderat, dalam pidato pelantikannya di televisi pemerintah mengatakan, dia berjanji menegakkan konstitusi dan melindungi segenap pejabat agama Republik Islam Iran.
Sebelumnya, pada Ahad, 4 Agustus 2013, Perdana Menteri Israel, Benyamin Nentanyahu, mengecam presiden baru Iran. Netanyahu mengatakan bahwa Rouhani memiliki tujuan menghancurkan Negeri Yahudi.
"Presiden Iran mungkin mengubahnya tetapi rezim di sana sama sekali tidak," ucap Netanyahu. Dia menambahkan, "Niat Iran adalah mengambangkan kapasitas nuklir dan senjata nuklir, dengan tujuan menghancurkan negara Israel." Selanjutnya *
Label:
Benyamin Nentanyahu,
Dilantik,
Hassan Rouhani,
Israel,
Ketakutan,
menegakkan konstitusi,
mengecam,
menghancurkan,
Negeri Mullah,
Negeri Yahudi,
Presiden Iran,
program nuklir
Senin, 05 Agustus 2013
LAPAN : Idul Fitri 1434 H Tak Ada Perbedaan Jatuh pada 8 Agustus
JAKARTA – Lebaran 2013 atau Idul Fitri 1434 Hijriah tak lama lagi tiba. Banyak masyarakat yang masih bertanya-tanya apakah Lebaran tahun ini terjadi perbedaan. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memperkirakan perayaan Lebaran di Indonesia akan serentak alias sama.
Deputi Bidang Sains Pengkajian Informasi dan Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Prof Dr Thomas Djamaluddin memperkirakan perayaan Idulfitri 1434 Hijriah akan dilangsungkan serentak pada 8 Agustus.
“Idulfitri kemungkinan sama karena pada saat itu hilal positif terlihat di seluruh wilayah Indonesia dengan ketinggiannya hampir mencapai 3,4 derajat,” katanya di Jakarta, Minggu (4/8/2013).
Hanya saja, perlu dipastikan dengan mengamati hilal tersebut atau dilakukannya rukyat pada 7 Agustus petang, yang dilanjutkan dengan sidang isbat. Selanjutnya *
Deputi Bidang Sains Pengkajian Informasi dan Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Prof Dr Thomas Djamaluddin memperkirakan perayaan Idulfitri 1434 Hijriah akan dilangsungkan serentak pada 8 Agustus.
“Idulfitri kemungkinan sama karena pada saat itu hilal positif terlihat di seluruh wilayah Indonesia dengan ketinggiannya hampir mencapai 3,4 derajat,” katanya di Jakarta, Minggu (4/8/2013).
Hanya saja, perlu dipastikan dengan mengamati hilal tersebut atau dilakukannya rukyat pada 7 Agustus petang, yang dilanjutkan dengan sidang isbat. Selanjutnya *
Label:
3.4 derajat,
7 Agustus 2013,
8 Agustus 2013,
alias,
Idul Fitri 1434 H,
jatuh,
LAPAN,
petang,
Prof Dr Thomas Djamaluddin,
rukyat,
sama,
serentak,
sidang isbat,
Tak Ada Perbedaan
Jembatan Selat Sunda Pakai APBN, Indonesia Timur Akan Protes
Menteri Perekonomian Hatta Rajasa bersikukuh pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) harus menggunakan dana patungan antara BUMN dan swasta terutama penggagas dalam membangun proyek tersebut. Hal ini menanggapi usulan agar pembangunan Jembatan Selat Sunda memakai dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Ini terlalu banyak diomongkan, entar malah tidak jadi-jadi. Menteri Pekerjaan Umum sudah menegaskan pembangunan JSS ini dikombinasikan antara BUMN dan swasta terutama penggagas. Tetapi ini ada yang nyelonong lagi ngomong pakai APBN. APBN kita kan belum sanggup," kata Hatta di Jakarta, Rabu (31/7/2013).
Hatta mengatakan, penggunaan dana APBN untuk membangun JSS ini bisa menyebabkan anggapan pemerintah pusat terlalu menganakemaskan Indonesia bagian barat. Padahal, Indonesia kawasan tengah dan timur sendiri juga memerlukan pembangunan baik jembatan, rumah sakit, jalan, dan sebagainya untuk memperlancar kegiatan perekonomian di sana. Selanjutnya *
"Ini terlalu banyak diomongkan, entar malah tidak jadi-jadi. Menteri Pekerjaan Umum sudah menegaskan pembangunan JSS ini dikombinasikan antara BUMN dan swasta terutama penggagas. Tetapi ini ada yang nyelonong lagi ngomong pakai APBN. APBN kita kan belum sanggup," kata Hatta di Jakarta, Rabu (31/7/2013).
Hatta mengatakan, penggunaan dana APBN untuk membangun JSS ini bisa menyebabkan anggapan pemerintah pusat terlalu menganakemaskan Indonesia bagian barat. Padahal, Indonesia kawasan tengah dan timur sendiri juga memerlukan pembangunan baik jembatan, rumah sakit, jalan, dan sebagainya untuk memperlancar kegiatan perekonomian di sana. Selanjutnya *
Label:
APBN,
belum sanggup,
Hatta Rajasa,
Indonesia bagian barat,
Indonesia Timur,
Jembatan Selat Sunda,
JSS,
menganakemaskan,
penggagas,
protes,
swasta
Kriteria Visibilitas Hilal (Imkan Rukyat) dan Penafsirannya Oleh Prof. DR T. Djamaluddin
Kriteria visibilitas hilal adalah titik temu rukyat dan hisab. Kriteria itu dirumuskan berdasarkan data rukyat jangka panjang. Analisis statistik pola sebaran data rukyat digunakan untuk menentukan batas minimal peluang terlihatnya hilal yang kemudian dijadikan sebagai kriteria visibilitas hilal. Kriteria visibilitas hilal memang beragam. Hal itu beralasan terkait sifat sains yang memberikan kebebasan bagi para penelitinya untuk memformulasikan model fenomena alam dengan parameter yang dianggap paling baik. Untuk implementasi pada pembuatan kalender, para penggunanya harus memilih salah satu kriteria atau gabungan beberapa parameter. Tentu saja alasan utama pemilihan kriteria adalah kemudahan penggunaan dan akurasinya.
Dalam perkembangan penggunaan kriteria hisab, faktor kemudahan menjadi faktor dominan yang mempengaruhi. Dimulai dari yang paling mudah, ijtimak qoblal ghurub, lalu wujudul hilal, dan sekarang ke arah imkan rukyat yang lebih realistis. Di Indonesia digunakan kriteria “2-3-8”, yaitu “(1) tinggi bulan minimal 2 derajat dan (2) jarak sudut bulan-matahari minimal 3 jam atau umur bulan minimal 8 jam”. Dalam kaitannya dengan pembuatan kalender, kriteria digunakan sebagai batas minimal untuk menyatakan masuknya awal bulan. Namun, dalam kaitannya dengan rukyatul hilal, kriteria digunakan sebagai dasar penolakan rukyatul hilal yang meragukan (misalnya kesaksian tunggal atau kesaksian tanpa alat bantu).
Bila menghendaki kriteria imkan rukyat yang benar-benar menjadi dasar kemungkinan keberhasilan rukyat hilal, kriteria yang digunakan haruslah yang secara statistik merupakan batas optimistik keberhasilan rukyat. Batasan waktunya bukanlah saat maghrib, tetapi beberapa saat setelah itu saat cahaya syafak mulai meredup yang dikenal sebagai “waktu terbaik” (best time). Konsekuensinya, batas ketinggiannya menjadi lebih tinggi, dengan ketinggian lebih dari 5 derajat dan beberapa syarat lainnya. Kriteria optimistik seperti itu antara lain digunakan dalam kriteria SAAO, Yallop, Odeh, dan Shaukat. Sumber *
Dalam perkembangan penggunaan kriteria hisab, faktor kemudahan menjadi faktor dominan yang mempengaruhi. Dimulai dari yang paling mudah, ijtimak qoblal ghurub, lalu wujudul hilal, dan sekarang ke arah imkan rukyat yang lebih realistis. Di Indonesia digunakan kriteria “2-3-8”, yaitu “(1) tinggi bulan minimal 2 derajat dan (2) jarak sudut bulan-matahari minimal 3 jam atau umur bulan minimal 8 jam”. Dalam kaitannya dengan pembuatan kalender, kriteria digunakan sebagai batas minimal untuk menyatakan masuknya awal bulan. Namun, dalam kaitannya dengan rukyatul hilal, kriteria digunakan sebagai dasar penolakan rukyatul hilal yang meragukan (misalnya kesaksian tunggal atau kesaksian tanpa alat bantu).
Bila menghendaki kriteria imkan rukyat yang benar-benar menjadi dasar kemungkinan keberhasilan rukyat hilal, kriteria yang digunakan haruslah yang secara statistik merupakan batas optimistik keberhasilan rukyat. Batasan waktunya bukanlah saat maghrib, tetapi beberapa saat setelah itu saat cahaya syafak mulai meredup yang dikenal sebagai “waktu terbaik” (best time). Konsekuensinya, batas ketinggiannya menjadi lebih tinggi, dengan ketinggian lebih dari 5 derajat dan beberapa syarat lainnya. Kriteria optimistik seperti itu antara lain digunakan dalam kriteria SAAO, Yallop, Odeh, dan Shaukat. Sumber *
Label:
best time,
hilal,
hisab,
Imkan Rukyat,
Kriteria,
kriteria 2-3-8,
Odeh,
pembuatan kalender,
Penafsiran,
Prof. DR T. Djamaluddin,
rukyat,
SAAO,
Shaukat,
titik temu,
Visibilitas,
Yallop
Langganan:
Postingan (Atom)