Kamis, 11 Oktober 2012

Batan: Mendirikan Perusahaan Kedokteran Nuklir di AS?

PT Batan Teknologi terus menunjukkan tajinya sebagai salah satu produsen radioisotop terbesar di Asia Tenggara. Pada 2013 mendatang, Batan akan mendirikan perusahaan kedokteran nuklir di Amerika Serikat (AS).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menjelaskan bahwa saat ini, BatanTek mulai mengekspor radioisotop ke berbagai negara di Asia Tenggara. "Bulan depan, mulai ekspor ke China dan Jepang," kata dia di Jakarta, Selasa 25 September 2012.

Namun, menurutnya, usia radioisotop yang tidak tahan lama membuat BatanTek kesulitan untuk mengekspor radioisotop ke AS. Untuk mengatasi itu, persero berencana membangun perusahaan kedokteran nuklir di negeri Paman Sam itu untuk memproduksi radioisotop.

"Saya sudah setujui, sehingga akan menguasai pasar AS. Negara ini tidak mampu membuat radioisotop," kata Dahlan.

Agar cepat terealisasi, Dahlan meminta agar Dirut BatanTek, Yudiutomo Imardjoko bertolak ke AS guna bernegosiasi dengan pihak AS perihal rencana pendirian perusahaan baru tersebut. "Saat ini, sedang di AS dan minggu depan pulang," ujarnya.

Dahlan menargetkan, perusahaan baru itu sudah bisa berdiri di AS pada 2013 mendatang.

Selama menunggu proses pembangunan, BatanTek sedang membuka banyak tenaga kerja baru bagi sarjana nuklir untuk dipekerjakan Batan Teknologi di AS. "Kita akan koordinasi dengan Menristek," tuturnya.

Senin, 08 Oktober 2012

Jokowi Calon Presiden Alternatif Dari Kalangan Muda?

Gubernur DKI Jakarta terpilih, Joko Widodo dinilai menjadi calon presiden alternatif potensial pada Pemilihan Umum Presiden tahun 2014 nanti. Jokowi dianggap unggul dalam 13 kriteria calon presiden menurut seratus responden terpilih dalam survei yang digelar Pol Tracking Institute.

"Jokowi unggul di hampir semua kriteria," ujar Direktur Eksekutif Pol Tracking, Hanta Yuda dalam rilis survei Mencari Kandidat Muda Potensial 2014, Ahad, 7 Oktober 2012.

Menurut Hanta ada 13 aspek yang dinilai, di antaranya integritas; kapabilitas dan intelektualitas; visioner; kemampuan kepemimpinan; pengalaman; keberanian mengambil keputusan; komunikasi publik; komunikasi elite; kematangan emosi; akseptabilitas publik; dan penerimaan partai. Untuk seluruh aspek ini, Jokowi mendapat rapor 78,6 persen.

Dua nama lain yang juga dijagokan oleh pakar yang terdiri dari akademisi, pegiat LSM, budayawan, tokoh masyarakat, pemuda, dan politikus adalah Rektor Universitas Paramadina, Anies Baswedan dan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Anies memperoleh nilai 73,2 perden dan Sri Mulyani 70,2 persen.

Dalam survei terbatas ini, Pol Tracking mengajukan sejumlah tokoh muda berusia 35 hingga 53 tahun. Nama-nama ini dipilih dari yang sering muncul di media dan punya gagasan bagus tapi tidak terikat kasus hukum.

Sedangkan pemilihan usia 35 tahun didasarkan syarat minimal calon presiden dan 53 tahun sebagai batas psikologis calon presiden yang diterima publik. Penelitian dilakukan pada Agustus - Oktober 2012.

Selain tiga nama tadi, sejumlah tokoh yang masuk dalam survei Pol-Tracking adalah Pramono Anung Wibowo, Puan Maharani, Yenny Wahid, Sandiaga Uno, Anas Urbaningrum, Khofifah Indar Parawangsa, Harry Tanoesudibjo, Zulkifli Hasan, Lukman Hakim Saefuddin, Chairul Tanjung, Rio Capella, dan Anis Matta.

Menurut Hanta, dari 13 kriteria yang diuji, tokoh dari luar partai terbukti memiliki penerimaan publik yang lebih luas. Salah satu alasannya politikus di luar partai dianggap lebih pihak pada masyarakat.

Pakar Psikologi Politik, Universitas Indonesia, Hamdi Muluk mengatakan munculnya capres alternatif ini harus menjadi perhatian serius partai. Partai juga harus belajar dari kemenangan Joko Widodo dalam Pilkada DKI Jakarta. Kemunculan Jokowi, kata dia, menunjukkan publik sudah semakin sadar dan melek dalam berpolitik.

Jumat, 05 Oktober 2012

OC Kaligis Tidak Boleh Beracara Dan Berpraktik Advokat Selama 12 Bulan

Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menghukum pengacara kawakan Otto Cornelis Kaligis atau terkenal dengan sebutan OC Kaligis tidak boleh beracara dan berpraktik sebagai advokat selama 12 bulan. OC Kaligis dihukum karena menjelek-jelekan sesama pengacara di depan umum, Elza Syarif.

"OC Kaligis diskors selama 12 bulan dia tidak bisa melakukan praktik advokat," kata Wakil Sekjen Dewan Kehormatan Peradi, Alex W Rangge, saat dihubungi detikcom, Jumat (5/10/ 2012).

Putusan itu dijatuhkan dalam sidang yang dilaksanakan pukul 14.30 WIB di Kantor Peradi, Slipi, Jakarta Barat. OC Kaligis sendiri tidak hadir dalam sidang tersebut.

"Tapi putusan ini belum final karena (OC Kaligis) masih bisa mengajukan banding," ujarnya.

OC Kaligis dinyatakan bersalah karena melanggar pasal 3 d dan h, pasal 5 c, dan pasal 8 f UU Advokat. Alasan yang paling memberatkan yaitu perbuatan OC Kaligis memenuhi unsur pasal 5 c UU Advokat.

"Karena ngomongnya di media," tandasnya.

Pihak yang dijelekkan OC Kaligis yaitu Elza Syarif dalam perkara Nazaruddin. Tidak terima, Elza melaporkan tindakan OC Kaligis ke Peradi.

"Nazar maunya Elza, kalau OC Kaligis mau ngemis-ngemis pun, orang Nazarnya juga gak mau," ujar Alex.

Saat detikcom mengkonfirmasi putusan ini ke Elza, sektretarisnya mengaku bos nya itu sedang rapat dan tidak bisa dihubungi. Sedangkan OC Kaligis sendiri memastikan akan mengajukan banding.

"Saya memastikan banding," ujarnya.

Sumber: *

Kamis, 04 Oktober 2012

Jokowi Efek Sampai ke Malaysia

Mustapha Mohamed, Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia, membuat ulasan tentang Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta terpilih, di media berbahasa Inggris, New Straits Times. Mustapha memulai tulisannya dengan memuji Jokowi sebagai salah satu sosok yang menjadi inspirasinya.

"Di antara sekian banyak kepribadian menarik yang saya temui di seluruh dunia, Joko Widodo adalah salah satu kepribadian yang menginspirasi saya," tulis Mustapha di New Straits Times edisi Selasa, 2 Oktober 2012.

Masih menurut Mustapha, program-program populis Jokowi selama menjadi Wali Kota Solo, seperti mengangkat industri lokal agar bisa bersaing dalam perekonomian modern, pembukaan lapangan kerja, serta pembangunan infrastruktur telah mendapat penghargaan dunia yang mengakui Jokowi sebagai salah satu wali kota terbaik versi The World Mayors Foundation.

Bahkan Mustapha juga membandingkan program populis Jokowi dengan program transformasi yang diusung Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. "Memang sifat inklusif dan pendekatan komunal yang berbasi pada pelayanan ala Jokowi tidak berbeda dengan upaya Perdana Menteri Najib Razak dalam memimpin agenda transformasi Malaysia," kata Mustapha.

Selain Mustapha Mohamed, Karim Raslan, pengamat dari Malaysia yang pernah tinggal di Indonesia, juga membuat ulasan tentang Jokowi di koran berbahasa Inggris, The Star, dan media berbahasa Melayu, Sinar Harian.

Tak hanya mengulas Jokowi setelah kemenangannya, Raslan yang mengaku kenal dengan hampir semua pemimpin daerah di Indonesia ini juga membuat tulisan tentang Jokowi dan pemilihan Gubernur DKI sejak putaran pertama Pilkada.

Pengamat Malaysia lainnya, Pitan Daslani, juga mengupas fenomena kemenangan Joko Widodo di portal berita berpengaruh Malaysia, The Malaysian Insider, dengan tulisan berjudul "Leadership Lessons in Jakarta Pave Way for 2014 Election".

Senin, 01 Oktober 2012

Janet Jackson, Adik Michael Jackson: MUALAF?

Janet Jackson dikabarkan akan menikah dengan seorang milioner asal Timur Tengah, Wissam al Mana. Benarkah ia kini seorang mualaf?

Adik kandung raja pop, Michael Jackson tersebut sempat tampil dengan mengenakan kerudung menutupi kepalanya. Dari situ muncul kabar dirinya kini telah menjadi wanita muslim.

Seperti dilansir National Enquirer, Senin (1/10/2012) kini Janet tengah mempelajari agama Islam. "Janet Jackson's Secret Muslim Life!" demikian judul cover edisi terbaru majalah tersebut.

Tak ada penjelasan lebih lanjut mengenai sejak kapan ia menjadi mualaf. Yang jelas, hubungannya dengan Wissam telah terjalin sejak 2010. 

Keduanya berbeda umur cukup jauh, namun tampaknya hal tersebut bukan masalah besar.

Kabarnya mereka akan melangsungkan pernikahan pada 2013. Ingin pernikahan supermewah, keduanya siap mengeluarkan kocek sebesar Rp 180 miliar untuk hari bahagia itu.

Sumber: *

Minggu, 30 September 2012

Kejutan Dari Tottenham, MU Kalah 3-2 di Kandang Sendiri

Di luar dugaan Tottenham Hotspurs berhasil mempermalukan Manchester United (MU) di Old Traford. Dalam laga yang pekan ke enam Liga Inggris (30/9) dini hari WIB, MU dipaksa menyerah dengan skor 2-3 di kandang sendiri.

Hasil ini membuat MU kini harus turun dari posisi ke tiga dengan 12 poin dari 6 laga. Sementara posisi kedua yang semula didudukinya pekan lalu harus direlakan kepada Everton. Sedangkan bagi Tottenham, kemenangan yang pertama di Manchester sejak 1989 ini membuat klub berjuluk The Lilywhites ini merangsek naik ke posisi lima klasemen sementara dengan 11 poin dari enam laga.

Dalam laga penuh gengsi ini, Tottenham sudah mampu memaksa publik tuan rumah terdiam saat laga baru berjalan dua menit. Umpan matang Gareth Bale berhasil disempurnakan oleh Jan Vertonghen menjadi sebuah gol.

Vertonghen yang melakukan penetrasi dari sisi kanan pertahanan United gagal dihentikan dan akhirnya sebuah tembakan dari dalam kotak penalti mampu menembus gawang Lindegaard. 0-1 untuk Tottenham.

MU langsung bangkit dan berupaya melakukan serangan. Namun agresifitas yang ditunjukkan sekuat asuhan Andre Vilas-Boas ini sulit dibendung. Menit ke delapan Clint Dempsey nyaris membobol gawang MU. Beruntung tembakan gelandang asal Amerika Serikat itu, masih melenceng di kanan gawang MU.

Menit ke 11 MU mendapatkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Sayang sepakan Van Persie masih mampu dihalau William Gallas.

Ditengah upaya MU justru tim tamu yang berhasil memperbesar keunggulan. Lewat serangan balik cepat, Gareth Bale berhasil mengkonversi umpan Moussa Dembele menjadi gol di menit ke 32. 0-2 untuk Tottenham menutup laga babak pertama.

Memasuki babak kedua MU memasukkan Wayne Rooney menggantikan Ryan Giggs. Hasilnya langsung terbukti di menit ke 51. Rooney dengan cemerlang mampu mengirimkan umpan silang menuju kotak penalti yang langsung disambar oleh Nani untuk memperkecil kedudukan. Skor kini menjadi MU memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Namun skor ini tak bertahan lama. Semenit kemudian Spurs memperbesar jarak setelah Clint Dempsey memaksa kiper MU memungut bola untuk kali kedua dari jalanya sendiri. Spurs menjauh dengan keunggulan 1-3.

Dua menit kemudian MU berhasil mendekat. Umpan Van Persie berhasil dimaksimalkan Shinji Kagawa menjadi gol. Skor berubah menjadi 2-3. Selepas gol ini MU terus mengurung pertahanan Spurs. Sayang buruknya penyelesaian akhir membuat mereka tak bisa membalikkan keadaan. Alhasil skor 2-3 untuk kemenangan tim tamu bertahan hingga laga usai.

Jumat, 28 September 2012

Fitrah Rahmadani (FT), pelaku penganiayaan yang mengakibatkan SMAN 6 Jakarta, Alawy Yusianto Putra (16) tewas dijerat pasal berlapis. Pelajar SMAN 70 Jakarta itu tak hanya dijerat pasal penganiayaan, tetapi juga pasal pembunuhan yang akan memperberat ancaman hukumannya.

"Sanksi hukum terhadap FT jelas yah, dia dikenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan seseorang tewas jo Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan jo Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (27/9/2012).

Dijelaskan Rikwanto, Fitrah tidak hanya melakukan penganiayaan berat terhadap Alawy. Ia juga melakukan pengeroyokan secara bersama-sama dengan teman-temannya.

"Tentu temannya akan diselusuri siapa saja yang ikut terlibat dalam pengeroyokan terhadap korban," kata dia.

Pihak penyidik juga menjerat Fitrah dengan pasal yang memberatkan yakni pasal pembunuhan. Keterangan saksi di lokasi yang melihatnya membawa senjata tajam, memenuhi unsur untuk dijerat dengan pasal pembunuhan.

"Karena kesaksian guru sekolah yang melerai dan saksi-saksi dari sekitar TKP, FT dari jauh sudah membawa celurit sambil mengacung-acungkan dan mengejar korban," jelas Rikwanto.

Aksi tawuran antarpelajar SMA 6 dan SMA 70 terjadi di Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (24/9) siang lalu. Sejumlah siswa mengaku melihat FT menusuk korban dengan sebilah celurit.

Usai melakukan penganiayaan, FT melarikan diri ke Jogjakarta dengan dibantu teman-temannya. Namun, ia kemudian tertangkap ketika bersmebunyi di rumah Adi di Jalan Slawer Wetan, Sleman, Yogyakarta pada Rabu (26/9) malam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
//** Like Button FB **//
//** Like Button FB **//